Membentuk Generasi Cerdas, Sholeh, Muslih Waj'alna Lil Muttaqina Imama

 Mengenal As-Syaikh Muhammad Rojab Dieb, Ulama Besar asal Syam

Mengenal As-Syaikh Muhammad Rojab Dieb, Ulama Besar asal Syam

Bandung Barat – Ar-Risalah Cisarua

 

Pepatah “Tak kenal maka tak sayang” merupakan istilah yang sering digunakan sehari-hari. Pepatah tersebut menggambarkan bahwa apabila kita tidak mengenal seseorang, maka kita tidak akan memiliki perhatian kepada orang tersebut.

 

Untuk itu, tulisan ini sedikit mengulas profil As-Syaikh Dr Muhammad Rojab Dieb yang akan hadir ke pondok pesantren Ar-Risalah pada Rabu (07/12) pukul 09.00 WIB.

 

As-Syaikh Dr Muhammad Rojab merupakan putra pertama dari Ulama Besar Syam yang juga pimpinan Thoriqoh Naqsabandiyah As-Syaikh Dr Rojab Subhi Dieb. As-Syaikh Muhammad belajar ilmu langsung kepada sang ayah. 

 

Saat ini, As-Syaikh Muhammad menjadi pemimpin tertinggi thoriqoh Naqsabandiyah menggantikan ayahnya yang wafat pada 15 Juni 2016. Selain menjadi Mursyid Thofiqoh Naqsabandiyah, As-Syaikh Muhammad juga sat ini menjadi anggota dewan fatwa Suriah.

 

As-Syaikh Muhammad mendapatkan wasiat dari ayahnya As-Syaikh Rojab Dieb agar selalu menyambung silaturahmi dengan murdi-muridnya di Indonesia. Terbukti, As-Syaikh Muhammad berkunjung ke Indonesia terkadang setahun dua kali atau minimalnya adalah satu kali. Salah satu yang menjadi muridnya As-Syaikh Rojab Dieb dan selalu dikunjungi adalah pengasuh pesantren Ar-Risalah Dr KH Mohammad Rofiqul A’la.

 

Salah satu yang pernah disampaikan oleh As-Syaikh Muhammad adalah sebaik-baik majelis di muka bumi ini adalah majelis dzikir, majelis shalawat kepada Rasulullah saw, majelis ilmu dan majelis makrifat. Sedangkan manusia yang paling utama tambah Syekh Muhammad ialah manusia yang menghadiri majelis ilmu dan majelis dzikir.


Share :


Jazakalloh Khoir Telah Menjadi Bagian Jaringan Penyebar Media ARRISALAH.ID