Bandung Barat-
Menjahit bagi sebagian orang cukup menarik untuk dipelajari karena bisa menambah skill dalam membuat pakaian. Bisa jadi motif dan desainnya dibuat sendiri, atau mungkin untuk bisa membuat pakaian dengan desain yang berbeda dari yang lain.
Belajar menjahit bisa saja dilakukan secara otodidak, namun akan lebih cepat bisa dan mengerti jika ada bantuan langsung dari pengajar khusus.
Santri Pondok Pesantren Ar-Risalah program Tahfidz Al-Qur'an mulai belajar menjahit pada Sabtu (19/11). Mereka dilatih oleh walisantri dari ananda Chesiliya yang kita sapa dengan sebutan mamah.
Mereka sangat antusias sekali, hal ini terlihat ketika mamah bertanya tentang apa tujuan mereka belajar menjahit. "Aku pengen punya butik mah." Salah satu santri mengangkat tangannya sembari tersenyum.
" Kalo aku pengen bisa untuk sendiri, jadi kalo mau buat baju model apapun bisa." Jawab santri lain ketika mamah bertanya lagi.
Pada pertemuan pertama ini, mereka diajarkan cara membuat pola rok bagian depan dan bagian belakang dengan dua rumus.